Human Resource Management


Human Resource Management
Fenomena :
Persaingan moda transportasi di Indonesia semakin ketat terlebih dengan adanya transportasi online yang semakin berkembang. Berkembangnya transportasi berbasis online tersebut berdampak pada menurunnya jumlah produktivitas dari transportasi konvensional yaitu taksi. Terdapat penurunan drastis pada perusahaan taksi sejak 2014 lalu, dari 35 perusahaan taksi yang beroperasi di Jakarta saat ini hanya tinggal empat perusahaan yang aktif mengoperasikan armadanya. Keempat perusahaan yang masih aktif tersebut adalah Blue Bird, Express, Gamya dan Taxiku. Pada awal 2014, Organda DKI Jakarta mencatat taksi yang beredar di Ibu Kota mencapai 25.550 unit. Namun, pada saat ini hanya tersisa 9.000-an unit dan sekarang yang beroperasi tidak sampai 100 unit. CEO dari perusahaan Blue Bird Group mengatakan saat ini operator transportasi darat berlambang burung tersebut mengalami banyak tantangan untuk memenangkan persaingan. Pasalnya, bermunculan pemain baru dengan konsep yang semakin maju. Meski persaingan semakin ketat ‎Blue Bird tetap ‎ingin menjadi pemain besar. strategi yang dilakukan dengan melakukan inovasi dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatan pelayanan ke pelanggan. Melalui pemanfaatan teknologi digitalisasi, Blue Bird melakukan integrasi dengan produk yang telah disediakan perusahaan. Selain itu, perusahaan tersebut juga bekerjasama dengan perusahaan jasa transportasi online untuk menyediakan kendaraannya. Inilah cara yang dilakukan untuk membuat Blue Bird bertahan.
Teori :
Menurut buku Ann Gilley (2009) yang berjudul The Praeger HandBook of Human Resource Management, mendefinisikan manajemen sumber daya manusia sebagai sebuah praktik dinamis dan berkembang yang digunakan oleh para pemimpin dan manajer diseluruh perusahaan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan efektivitas bisnis. Selain itu HRM juga dapat diartikan sebagai suatu proses memfasilitasi kinerja, produktivitas, dan perubahan organisasi melalui intervensi, inisiatif, dan tindakan manajemen yang teroganisir (formal dan informal) untuk meningkatkan kapasitas kinerja, kemampuan, kesiapan kompetitif, dan pembaruan.
Dalam buku  tersebut terdapat tiga strategi penting dalam pengembangan HRM :
1.   Membangun kredibilitas. Menetapkan kredibilitas dalam sebuah bisnis adalah hal yang sangat penting karena akan menentukan bagaimana organisasi tersebut berjalan. Beberapa program SDM goyah karena tidak didasarkan pada kebutuhan organisasi dan tidak berorientasi pada hasil sehingga kebutuhan bisnis dan kinerja klien tidak terpenuhi. Peningkatan kredibilitas adalah hasil dari kemampuan HR untuk menunjukkan keahlian serta pemahaman mereka tentang operasi dan budaya organisasi.

2.     Memahami prinsip dan praktek bisnis. Kesadaran tentang bagaimana prinsip dan praktek bisnis dijalankan adalah hal yang sangat penting bagi HR. Hal ini meliputi pengetahuan dasar-dasar bisnis, budaya organisasi, filosofi, misi dan tujuan organisasi. Memahami prinsip dan praktek bisnis juga berfungsi untuk menunjukkan pemahaman bisnis melalui pengetahuan tentang kebutuhan dan harapan pemegang saham, sehingga dapat melayani pelanggan dengan lebih baik.  Selain itu pemahaman bisnis juga membutuhkan pengetahuan tentang bagaimana hal-hal dilakukan dan bagaimana keputusan dibuat di dalam suatu organisasi.

3.    Menetapkan prioritas HR yang tepat. Dalam hal ini seperti menciptakan kembali fungsi HR dalam organisasi agar menjadi lebih fokus kepada pelanggan, konsisten bekerja menjadi mitra bisnis yang efektif kepada pelanggan, menarik dan mengembangkan para pemimpin dan eksekutif pada generasi yang lama.
Sedangkan dalam buku Derek Torrington (2013) terdapat tiga strategi dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia yaitu inovasi, peningkatan kualitas, dan pengurangan biaya. 
Metodologi :
Gilley,A., Scott, A., & Dixon, P. (2009). The Praeger HandBook of Human Resource Management. London.
Analisis :
Berdasarkan kasus di atas masalah yang terjadi pada Blue Bird Group dapat dianalisa menggunakan teori Human Resource Management, yaitu strategi-strategi pengembangan manajemen SDM yang baik. Strategi pertama yaitu melakukan inovasi. Inovasi sangat dibutuhkan dalam organisasi atau perusahaan manapun. Jika sebuah perusahaan ingin bisnisnya terus berkembang dan berkelanjutan maka perlu melakukan inovasi dan kreatifitas terhadap jasa yang ditawarkan, hal ini juga mengikuti seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih. Sesuai dengan yang telah dilakukan Blue Bird Group terhadap kemajuan bisnisnya, mereka berusaha melakukan inovasi agar tidak tertinggal oleh konsep transportasi dan teknologi yang semakin maju. Seperti yang kita kenal transportasi Blue Bird memang masih menggunakan sistem lama, kita perlu melakukan panggilan ke pusat Blue Bird tersebut. Namun saat ini CEO dari Blue Bird group telah melakukan inovasi terhadap pemesanan armadanya, ia menggunakan digitalisasi yang bisa diakses melalui smartphone untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Selain menciptakan inovasi, Blue Bird Group juga telah meningkatkan kualitas bisnis jasa yang ditawarkan. Tidak hanya perubahan pada sistem booking, Blue Bird juga bekerja sama dengan perusahaan jasa transportasi online. Strategi yang kedua adalah meningkatkan kredibilitas perusahaan. Kredibilitas sendiri terkait dengan kepercayaan, untuk Blue Bird memang sudah mendapat kepercayaan dari para penggunanya hal ini terbukti dari masih bertahannya armada di lapangan. Strategi yang ketiga adalah menetapkan prioritas HR yang tepat. Strategi ini juga telah dilakukan oleh Blue Bird grup karena mereka konsisten bekerja menjadi mitra bisnis yang efektif kepada pelanggan.
Kesimpulan dan saran praktis :
Kesimpulan dari penjelasan diatas bahwa pengembangan HRM sangat penting dan diperlukan di setiap perusahaan ataupun organisasi. Terdapat strategi-strategi pengembangan sumber daya manusia yang baik. Strategi pengembangan sumber daya manusia yang dikembangkan akan berbeda pada setiap perusahaan tergantung pada kekurangan atau kelemahan yang masih ada di perusahaan tersebut. Menurut saya, Blue Bird Group harus menetapkan strategi HRM apa yang tepat dengan budaya organisasinya guna tercapainya tujuan suatu organisasi karena strategi yang dipakai akan menentukan keberlanjutan termasuk kesejahteraan karyawan yang bekerja di dalamnya.


Sumber :
Gilley,A., Scott, A., & Dixon, P. (2009). The Praeger HandBook of Human Resource Management. London.
Torrington, D., Hall, L., Taylor, S., & Atkinson, C. (2013). Human Resource Management (9th ed.). Harlow, UK: Pearson 

Komentar